Tampilkan postingan dengan label KIAT SUKSES. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label KIAT SUKSES. Tampilkan semua postingan

Minggu, 25 Januari 2009

6 LANGKAH KECIL

Peter Pearson PH.D. ‘Ahli Network Marketing’ akan berbagi tentang bagaimana mengubah tujuan jangka panjang ke segmen yang lebih kecil. Artinya, agar bisa fokus mengimprovisasikan langkah-langkah kecil yang membimbing menuju prestasi terbaik.

Menurut Peter, itu merupakan tindakan network marketer sejati ketika memprospek. Walaupun ada beberapa kesamaan logis dalam mendekati prospek, namun jika Anda memperhatikan dan melatih ke-6 langkah berikut, maka prestasi terbaik yang akan diperoleh:

1. Pendekatan
Inilah dimana segalanya bermuara, dan bagi mayoritas network marketer, menjadi langkah awal yang mantap. Dan selalu, suka atau tidak, itu merupakan suatu tantangan psikologis. Anda butuh sikap antusias dan keterbukaan yang asli. Sebagian besar pria lajang menginginkan kesempurnaan, lebih cocok memujudkan tindakan tersebut. Kenapa? Karena mereka selalu mengira bahwa itulah suatu garis yang membuat mereka merasa puas. Bersiap sedialah dengan kesempatan emas saat berkomunikasi dengan prospek.
Tentunya, setiap perusahaan MLM menyajikan tips-tips bagaimana distributor menyampaikan suatu dialog kepada prospek. Dan bagian terpenting dari pendekatan itu adalah sikap Anda sendiri. Jika tidak memiliki cara jitu mendekati prospek dan kurang percaya diri, sepertinya Anda hanya bertarung memakai pedang kayu.

2. Penempatan Yang Sesuai
Apakah prospek temuan Anda berkualitas untuk menjadi distributor? Beberapa sikap distributor perlu diperhatikan, untuk mengenali apakah mereka memiliki syarat berpotensi menjadi distributor, atau sebaliknya, akan menjadi bumerang di jaringan.
Mengkualifikasi prospek apakah ia cocok atau tidak, maka menanyakan tentang cita-cita dan tujan hidup mereka amatlah penting. Perhatikan prospek yang merespon dengan jawaban negatif. Alihkan pembicaraan jika mereka masih bingung mengenai cita-cita dan tujuan hidup. Respon ‘negatif’ yaitu seperti, “Aku tak ingin menjadi miskin, aku tak ingin terus-menerus berjuang mati-matian sepanjang hidup, aku tak ingin mempunyai pekerjaan yang aku benci. Jika mendapat respon seperti, “Aku ingin menjadi kaya, bahagia, terpenuhi segala keinginan, dan sukses, “ketahuilah, itu bukan cita-cita, melainkan daftar harapan-harapan saja. Prospek seperti tersebut hanya terlalu bersemangat pada awalnya.

Prospek yang mengatur kehidupan melalui respon negatif dan daftar harapan, akan kesulitan mengejar cita-cita dan tujuan. Kehidupan mereka secara emosional dibatasi angan-angan, melindungi diri dengan cara tidak mengambil resiko menciptakan cita-cita. Meski masalah ini bisa dipecahkan, mustahil dilakukan oleh sponsor, melainkan oleh prospek itu sendiri.
Mereka yang hanya memiliki daftar harapan, tak akan bertindak meraih sukses. Hasilnya, mereka bisa membuat jadwal pertemuan-pertemuan yang tak beraturan, atau mendekati prospek yang tidak mereka kenal. Kemudian, hanya akan memohon maaf karena tak mampu menjadi bagian dari tim, sehingga menyita waktu dan tenaga Anda. Seringkali mereka bertindak pasif, mengambil mereka sebagai jaringan downline menjadi penyebab runtuhnya ‘kerajaan bisnis’ Anda.

3. Mempertunjukkan Nilai
Apakah produk Anda sesuai kebutuhan prospek, baik dari segi harga, waktu, bahkan masalah yang sedang dialami? Pertanyaan ini salah satu cara mendeteksi pasar, memahami produk lalu mengikatnya pada pasar. Tunjukkan betapa produk Anda merupakan solusi terhadap masalah yang mungkkin dialami prospek. Selanjutnya mintalah bantuan seorang upline menyelesaikan transaksi jual beli.

4. Mengatasi Komplain
Ini bagian alamiah dari proses transaksi jual-beli. Jika tak ada komplain, maka tak akan ada pemesanan barang. Siapa pun, tentu perlu menyeleksi jual beli. Namun, sepertinya mustahil terdapat 10 jenis komplain pada produk Anda, pasti kurang dari jumlah tersebut. Ketahuilah ragam komplain dan raih respon positif dari setiap komplain. Mampukah Anda merespon komplain dengan ramah, percaya diri dan secara spontanitas?

5. Menanyakan Order
Ini merupakan teknik yang mutlak dikuasai. Mayoritas trainer program penjualan mengajarkan, Anda harus mengkualifikasi dan sanggup ‘menutup’ penjualan kapanpun. Lakukan secara alamiah khususnya saat presentasi.
Bagi pemula di bisnis MLM, menawarkan produk sama seperti menanyakan, ‘apakah Anda menyukai saya?’ demi menghindari respon negatif, mereka lalu cenderung tidak bertanya dan hanya berharap waktu yang tepat tiba.

6. Follow-up
Jika respon prospek tidak jelas, apakah Anda akan memfollow-up atau sekedar menunggu jawaban? Follow-up berarti melontarkan pertanyaan, langkah ini terselesaikan beriringan dengan sifat antusias.

Ke-6 langkah diatas merupakan skill yang mesti dimiliki untuk menumbuh-kembangkan bisnis. Apa yang perlu dilatih berikutnya? Yaitu kemampuan emosional menyelesaikan setiap tahap dengan percaya diri.

Sumber : LEADER, Edisi 6/20 Agustus-20 September 2007

Sabtu, 24 Januari 2009

UPLINE TAHAN BANTING

Menjadi seorang Upline yang tangguh, Handal dan berprestasi di MLM perlu menjalani beberapa tips-tips tertentu. Tips yang bisa menunjang diri untuk terus berkembang dan selalu antusias dalam menjalani bisnis, sehingga diharapkan setiap jaringan maju pantang muindur dan tidak cepat patah arang. Rintangan dan tantangan sebagai seorang upline cukup banyak dan tidak cukup sukar untuk dilalui, maka ketabahan dan kelapangan hati menerima segala tantangan yang ada adalah hal utama menuju kesuksesan.

1. Menjadi Konsumen Setia
Distributor MLM tak hanya wajib menjual, tapi juga harus menggunakan produk dar MLM yang dijalani, sehingga khasiat dan kegunaan dari produk tersebut benar-benar dirasakan sendiri. Hal itu perlu karena Anda bisa dengan nyaman menjalani bisnis MLM, dan yang terpenting saat menawarkan kepada konsumen atau prospek, bisa dengan mudah dan percaya diri menjelaskannya secara efektif, bayangkan, betapa malunya jika calon prospek bertanya, “Bagaimana dengan Anda, apakah juga menggunakan produk yang Anda tawarkan ini?” dan jawaban Anda “Belum”. Yakin sekali, mereka tak akan tertarik, karena Anda tidak mempresentasikan diri dengan baik.
2. Terus Belajar
Leader MLM yang sukses menuai passive income karena banyak belajar. Banyak cara dilakukan, salah satu yang mudah adalah dengan sering membaca buku-buku terkait pengembangan bisnis MLM. Misalnya membaca buku-buku karangan Robert T. Kiyosaki (Cashflow Quadrant, Rich Dad Poor Dad, Business School, Retire Yaung Retire Rich), serta masih banyak lagi.
3. Menyertakan Contoh
Jika Anda baru pertamakali atau belum lama menekuni sebuah bisnis MLM, maka teknik dengan menyertakan contoh upline yang sudah sukses merupakan suatu langkah yang harus diambil. Di sini, Anda menawarkan sebuah peluang bisnis MLM dengan cara memberikan contoh kepada calon prospek. Selain itu juga dengan memperkenalkan siapa saja upline atau leader di jaringan yang sudah sukses dan siap sedia membantu, memotivasi calon downline, serta memberikan penjelasan dan berbagi pengetahuan. Karena lumrah terjadi, kebanyakan calon prospek yang dipresentasikan selalu bertanya siapa saja yang sukses, berapa lama waktu yang ditempuhnya, bagaimana caranya, dan sebagainya. Jika Anda baru memulai, sudah pasti bukti belum begitu mendukung, maka jalan satu-satunya adalah menyertakan upline, mengajak prospek ke acara presentasi dan acara motivasi pengembangan bisnis.
4. Bergotong-Royong
Di bisnis MLM, mustahil meraih kesuksesan dengan jalan sendiri tanpa bantuan orang lain. Karena sesuai namanya, multi level marketing erat kaitannya dengan bisnis secara kekeluargaan, sepaham dan sevisi. Jadi yang mesti dipelihara setiap anggota jaringan adalah berusaha membentuk teamwork yang solid dan mempunyai jadwal terencana.
Tak ketinggalan, menjalin komunikasi yang baik dengan upline, leader, dan dowline secara terus menerus. Hal ini penting sekali karena bisnis MLM bermain dengan waktu, informasi, serta kecepatan. Tanpa adanya komunikasi yang terorganisir, Anda akan terlambat memonitor informasi terbaru, terlambat bergerak dan terlambat untuk melakukan percepatan bisnis. Lalu apa akibatnya jika menjalankan bisnis MLM tanpa gotong-royong? Pasti Anda akan kembali ke selera asal, jiwa entrepreneurship kembali padam dan kembali seperti semula.
5. Efektitas Media Penunjang
Dalam menjalankan bisnis MLM, siapapun disarankan untuk kreatif dan penuh inovasi. Yaitu memaksimalkan media penunjang dari perusahaan berupa brosur produk, kesaksian, brosur marketing plan atau kaset-kaset. Kemudian bagikan ke relasi, teman, serta siapa saja yang tertarik dengan peluang bisnis Anda dengan cara meminjamkan agar dipelajari. Jika jarak Anda jauh dengan mereka, lewat sarana email mungkin bisa menjawab semua itu. Sudah banyak penyedia layanan email yang bisa digunakan, bisnis Anda pun seolah tak memiliki batasan jarak.
Lalu Anda pun bisa melakukan inovasi dan kreatif sendiri, yang terpenting adalah bagaimana agar bisnis yang ditawarkan terkesan menarik dan mempunyai prospek masa depan yang bagus. Acara presentasi, seminar-seminar, acara sharing, merupakan hal vital di bisnis MLM. Acara presentasi bisa diadakan bersama rekan-rekan satu tim. Dengan begitu Anda dan jaringan semakin mempunyai peluang besar untuk penetrasi jaringan.
6. Visi ke Depan
Ingat dan selalu dicamkan bahwa tidak ada kata gagal, yang ada hanya kesuksesan yang tertunda. Selalu melihat orang lain yang sukses di MLM, dan selalu tanamkan di dalam hati pertanyaan, “Kalau mereka bisa Kenapa saya tidak?” Dengar dan tampung segala cita-cita downline, sesuaikan dengan impian Anda, satukan dalam langkah dan bergerak maju seperti leader-leader MLM lainnya. Jangan melihat ke belakang, lupakan masa sulit, terus maju dan selalu menyenangi setiap langkah yang ditempuh bersama jaringan. Di bisnis apapun, akan berhasil.
Jika senantiasa disertakan perasaan “senang” ketika menawarkan ke orang lain. Semua kendala yang Anda hadapi adalah sebuah proses dari keberhasilan yang akan diraih. Jika ditelisik lebih dalam, sebenarnya mereka bukan menolak dengan apa yang Anda tawarkan, mereka hanya belum membuka diri penuh untuk Anda. Maka dari itu, buka impian mereka, coba samakan visi dan persepsi, baru kemudian jelaskjan bisnis MLM Anda.
7. Duplikasi
Di bisnis MLM, langkah terakhir ini sangat penting untuk percepatan jaringan bisnis. Tanpa adanya semangat dupliksi jaringan, bisnis MLM akan berjalan lambat, jadi bagaimana agar bisnis MLM mengalami percepatan yang baik? Lakukan langkah demi langkah diatas dengan benar, dan pahami karakter downline. Anda harus pintar memadukan karakter Anda dan jaringan layaknya seorang koki membuat masakan. Jika terdapat member yang hanya senang menjadi konsumen, perlakukan sebaik-baiknya. Jika downline Anda bisa menyelesaikan langkah menjadi konsumen setia, terus belajar, menyertakan contoh, sudah sepantasnya Anda memahami dan bisa membantu mereka untuk mencoba bergotong-royong dan seterusnya.

Sumber: LEADER Edisi 6/20 Agustus-20 September 2007

Minggu, 18 Januari 2009

Tujuh Petunjuk Memilih MLM

Di sekitar Anda bisnis MLM telah menjamur. Sekakipun memiliki banyak kesaktian, kesuksesan seseorang di bisnis ini tetap ditentukan oleh langkah pertama, yakni ketika memilih MLM.

Banyak orang terjun ke bisnis MLM tanpa tahu persis apa yang harus dilakukannya. Tak sedikit dari mereka masuk ke MLM hanya karena tidak merasa enak untuk menolak ajakan teman, kenalan, atau kerabat. Ada juga yang sekedar coba-coba atau untung-untungan belaka. Ada juga yang serius menekuni bisnis MLM, tapi gagal. Bahkan, ada pula yang cukup lama menekuninya, namun posisinya begitu-begitu saja.

Bila Anda tertarik untuk menekuni bisnis jaringan, ada tujuh petunjuk sebagai strategi memilih MLM . Petunjuk ini meliputi, pertama, soal background pemilik dan pendiri perusahaan. Kedua, soal sistem administrasi dan pengelolanya. Ketiga, soal kualitas dan harga produk. Keempat, menyangkt marketing plan dan sistem kompensasinya. Kelima, soal program pembinaan distributor. Keenam, soal support system. Ketujuh, menyangkut visi dan filosofi perusahaan.

Track Record
Hal pertama yang harus diketahui adalah siapa pemilik perusahaan. Ketahui juga siapa pendirinya, bagaimana track record mereka, pernahkah mengelola bisnis MLM, berapa banyak orang yang pernah ditanganinya, dan apakah dia sukses di bisnis tersebut. Pilihlah perusahaan yang dipimpin oleh presiden perusahaan atau yang punya pengalaman dan keahlian menjalankan perusahaan besar.

Faktor yang tak kalah penting adalah meneliti financial history perusahaan. Mengetahui hal ini, Anda juga bisa meraba-raba apakah perusahaan tersebut di dukung oleh modal yang kuat. Periksa juga apakah mereka merupakan MLM yang taat membayar pajak. Bergabung dengan perusahaan MLM yang sudah go public lebih mengentungkan, karena mereka selalu berada dalam kerangka pengawasan dan pertanggungjawaban kepada publik.

Tim Manajemen
Apakah perusahaan dikelola oleh tim yang bagus? Ini pertanyaan penting yang perlu anda cari jawabannya. Pilihlah perusahaan dengan tim manajemen yang profesional dan benar-benar ahli dalam hal network marketing. Pilihlah perusahaan MLM yang sistem administrsainya telah dikomputerisasai dengan baik. Pastikan juga MLM itu memiliki sistem pemesanan dan pengiriman barang yang efisien. Pilihlah perusahaan yang dilengkapi dengan teknologi mutakhir, sehingga Anda bisa menjalankan kemitraan dengan efektif dan efisien.

Soal komisi, pastikan Anda tahu kapan itu dibayarkan. Cari tahu secara pasti bagaimana sistem pembayaran komisi atau bonus-bonus, apakah dibayarkan langsung dalam bentuk cash atau berupa vocher pembelian produk kepada perusahaan. Pilihlah bentuk-bentuk bonus yang nenurut Anda paling menguntungkan.

Mutu Produk
Produk menjadi salah satu andalan perusahaan MLM. Perhatikan perusahaan MLM yang legal harus menyediakan produk atau servis yang bisa dijual secara eceran dan memang diecerkan. Untuk meneliti ini, jangan gunakan sudut pandang distributor, gunakan sudut pandang konsumen, apakah mereka mau membel produk itu. Perhatikan betul apakah produknya begitu menarik dan berharga, sehingga tanpa ada business opportunity pun Anda berminat membelinya.

Pastikan, produk MLM yang Anda pilih itu eksklusif, tidak tersaingi, dan lahir setelah melalui bukti-bukti riset yang reliable dan diakui keabsahannya oleh lembaga resmi seperti FDA. Pikirkan adanya perusahaan MLM saingan yang menjual produk yang sama. Carilah produk yang memiliki keunikan dan kelebihan tersendiri dana di-back up penelitian yang sahih.

Pertanyaan pula, apakah produknya cepat habis dipakai, gampang dipesan ulang oleh pelanggan, harga bersaing, jenis tidak sedikit, siapa segmen konsumennya, bagaimana pengembangan risetnya, dan apakah ada jaminan kepuasan kepada konsumen.

Harga Produk
Hal lain mengenai produk adalah harga yang ditetapkan. Hati-hati dengan produk yang dijual dengan harga ‘inflasi’ alias overpriced. Para pemula biasanya sangat gampang tergiur oleh besaran selisih antara harga distributor dengan harga konsumen. Pertanyakan bagaimana penetapan harga tersebut. Jangan terkecoh dengan berbagai kamuflase produk piramid yang sulit dideteksi oleh para pemula. Kadang sistem piramid menawarkan star-upline kit yang murah sekali, tapi pada tengah-tengahnya memaksa Anda membayar produk-produk mereka, bayar biaya training, atau alat-alat demonstrasi lainnya dengan harga sangat mahal.

Pastikan tidak ada biaya tambahan kecuali biaya peralatan pengenalan produk dengan harga yang telah ditetapkan waktu mendaftar. Peralatan demo produk pun harus dijual kepada Anda dengan harga aktual yang berlaku.

Hindari MLM yang tidak mempunyai buy back policy. Ini penting sekali, mengingat resiko kerusakan atau ketidaklengkapan produk bisa saja terjadi saat proses pengiriman.

Marketing Plan
Marketing plan adalah bagian paling menarik dan khas, sekaligus paling rumit dari bisnis MLM. Bahkan, ketika menyimak presentasi sponsor yang Anda pikir begitu jelas, sesungguhnya Anda masih membutuhkan penjelasan lebih jauh.

Jadi, pertama harus Anda perhatikan cara MLM mempromosikan business opportunity dan compensation plan-nya. Periksa betul, realistiskah proyeksi-proyeksi pendapatan yang ditawarkan oleh orang yang mensponsori Anda. Jangan pernah percaya bahwa suatu marketing plan bisa memberikan kekayaan secepat kilat tanpa melakukan aktifitas apa pun. Di situ Anda bisa masuk perangkap sistem piramid atau money game. Kalau MLM hanya mempromosikan kesempatan bisnis, alias produknya adalah kesempatan bisnis itu sendiri, maka kecenderungannya adalah piramid.

Hindari MLM yang memberi komisi untuk recruitment anggota baru. MLM legal mendasarkan sistem kompensasinya pada penjualan produk, bukan recruitment anggota. MLM yang baik biasanya menyediakan marketing plan yang memungkinkan sebanyak mungkin oartisipannya mencapai posisi puncak.

Berikutnya, antisipasi juga perubahan-perubahan marketing plan di tengah jalan. Prakteknya, sering dijumpai adanya perubahan-perubahan prinsip, sehingga tidak lagi sesuai seperti saat didaftarkan di badan pemerintahan atau asosiasi. Memilih marketing plan yang sudah lolos dari seleksi pihak berwenang relatif lebih aman.

Pembinaan Distributor
Sebelun bergabung, bertanyalah sebanyak-banyaknya, kepada calon upline. Selidiki apakah dia mau menyediakan waktu yang cukup untuk Anda. Selidiki apakah dia cukup berpengalaman dan berpengetahuan luas mengenai bisnis ini. Dan tentu saja, pastikan kalau dia bersedia membantu Anda. Selidiki, apa saja program-program pelatihan yang diberikan perusahaan tersebut. MLM yang baik pasti menyelenggarakan program-program pelatihan secara terus-menerus melalui support sytem. Pastikan Anda memiliki kesempatan mengikuti konvensi-konvensi atau seminar-seminar nasional mereka. Carilah perusahaan MLM yang bisa menunjukkan contoh-contoh kesuksesan distributornya, dan bagaimana mereka meraih keberhasilan itu.

Filosofi Perusahaan
Pastikan Anda merasa cocok betul dengan filosofi MLM tersebut. Ada perusahaan-perusahaan MLM yang memiliki visi dan filosofi bisnis sangat bagus. Mereka sungguh-sungguh ingin mensejahterakan member dan menjalin kemitraan selama mungkin. Ada pula yang mengutamakan filosofi menolong sesama dan memberikan pelayanan terbaik bagi siapa pun.

Apa motif perusahaan MLM itu dibangun, harus Anda pahami betul. Pastikan apakah perusahaan itu memilki visi untuk terus membesarkan diri bersama-sama para member. Jangan memilih MLM yang tidak memiliki visi jelas atau sekedar mencari keuntungan sesaat. Dalam sejarah MLM, banyak sekali perusahaan berguguran karena tidak memilki tujuan pasti, kecuali meraup keuntungan di atas kesengsaraan orang.
Sumber: LEADER Edisi 7/20 September-20 Oktober 2007

Kiat Sukses Distributor MLM, Miliki Impian dan Tujuan Jelas

Investor biasanya membutuhkan waktu lama agar menjadi cukup canggih untuk menyadari betapa sederhananya investasi (Peter di Teresa).
Segala sesuatu dimulai dari sebuah impian. Impian mendorong Anda bertindak mencapai tujuan. Itu sangat jelas dan Anda hanya tinggal mengejar.

Bagaimana pesawat terbang ditemukan? Mulai dengan sebuah impian. Bola lampu ditemukan karena sebuah impian. Kehidupan akan hampa tanpa sebuah tujuan berarti. Anda belajar mati-matian karena mengharapkan nilai bagus agar mendapatkan pekerjaan yang menjamin terwujudnya impian Anda.

Tidak ada perwujudan, tidak ada tindakan tanpa sebuah impian. Impian harus kuat karena di luar Anda, banyak pencuri impian yang siap menggerogoti, yaitu sahabat, keluarga, pacar dan siapapun yang tidak mempercayai tujuan Anda. Demikian disampaikan Van Nistains dalam bukunya berjudul Multi Level Marketing Plus. Dia juga mengatakan pencuri impian sesungguhnya adalah orang yang paling baik di dunia. Namun, mereka tidak ingin melihat Anda gagal. Mereka akan mengangkat topi ketika tujuan Anda tercapai. Lakukan dan kejar impian Anda. Dia menunggu untuk Anda dapatkan.

Rencana baik memudahkan Anda bertindak. Anda lebih leluasa memilih yang harus didahulukan. Ketika membuat sebuah daftar, Anda melakukannya dengan lebih terarah dan bisa membuat rencana mulai dari bulan pertama bergabung. Anda mengetahui apa yang harus dilakukan, apa yang ingin diperoleh, dan siapa yang ingin ditemui. Kemudian, apa rencana Anda 3 bulan, 6 bulan, 1 tahun, 2 tahun dan 3 tahun berikutnya? Maksimalkan rencana kecil Anda untuk sebuah rencana besar.

Coba Anda keluar rumah dan bertanya kepada seorang tukang sampah. “Pak, Anda ingin kaya?” Tukang sampah itu ingin kaya. Namun, dia hanya ingin kaya tetapi tidak bertindak. Orang-orang sukses selalu bertindak dan tidak membiarkan diri terkungkung kemalasan. Kita semua menginginkan kekayaan dan kebebasan. Namun apakah kita semua bertindak ke arah sana?

Van Nistains menemukan seorang pemasar MLM dengan antusias berucap, “Saya pasti sukses.” Kenyataannya, kata Nistains, dia tidak bertindak. Nol besar adalah hasil yang dia peroleh. Nistains pun menemukan distributor paling malas bertindak walaupun dia tahu kekuatan dan potensi usahanya. Sebagian besar dari kita adalah orang-orang yang senang menikmati zona kenyamanan.

Berani Gagal
Dokter kandungan menarik Anda dari kandungan ibu dan mengguncang dengan memegang dua kaki Anda. Anda menangis dengan girang karena telah terahir ke dunia. Sang ibu yang melahirkan Anda menangis bahagia, sedangkan ayah tersenyum sambil memeluk ibu dan bersyukur karena Anda telah lahir dengan selamat. Dokter kemudian menepuk pantat Anda dan perawat memandikan Anda dengan air hangat, mereka kemudian memberi Anda pakaian dan memakaikan popok.
Saat berusia sekitar enam bulan, Anda mulai belajar merangkak dan pada usia sepuluh bulan, Anda mulai belajar berjalan. Kali pertama belajar, Anda mencoba berdiri, tetapi jatuh. Anda mencoba lagi dan masih jatuh. Anda berusaha sekali lagi. Saat ini Anda mulai bisa melangkah, tetapi lagi-lagi terjatuh. Anda tidak berhenti dan terus mencoba karena tertantang.

Lalu mengapa ketika bayi, Anda berani jatuh dan bangkit kembali, sedangkan saat dewasa tidak? Mengapa waktu kecil Anda berani bermimpi dan setelah dewasa, impian hilang? Kita semua pernah menjadi anak kecil dan semua orang pernah gagal. Berani dan mampukah Anda menggali semangat bangkit dari kegagalan? Jawabannya : ya, Anda pasti mampu.

Banyak pemasar MLM mundur di tengah jalan dan menganggap diri mereka pecundang, bahkan beberapa di antaranya MLM (Masuk Langsung Mati). Mereka berfikir penolakan adalah neraka bagi jiwa sehat.

Dua orang politikus busuk dipenjara atas kejahatan korupsi bernilai miliaran rupiah. Keduanya berada di kamar yang sama di sebuah pulau kecil di Samudra Hindia. Pada malam hari yang terang. Kedua sahabat ,melihat ke luar jendela yang kebetulan dibatasi terali besi. Satu orang melihat cahaya terang bulan karena memamg demikian, sedangkan yang lainnya melihat jendela yang dibatasi terali besi. Antara kedua politikus busuk, mana yang menurut Anda berfikir positif?

Kehidupan terdiri atas dua unsur yaitu yin dan yang, positif dan negatif, kegagalan dan kesuksesan. Tergantung sudut pandang kita mau melihat dari sudut mana, positif atau negatif. Kegagalan selalu dekat dengan manusia. Masalahnya, apakah kita bersikap positif terhadap kegagalan?
Orang yang bersikap positif lebih menikmati kehidupan. Dalam masyarakat, kita banyak menemukan keluarga kecil sederhana yang rukun dan hampir tidak bermasalah. Kita menemukan pula orang kaya yang serba berkelimpahan, hidup dalam tekanan besar. Orang membutuhkan sikap positif untuk menerima kenyataan hidup.

Kesuksesan sesungguhnya adalah bisa berbagi dengan banyak orang serta mensyukuri rahmat dan karunia rahmat dan karunia yang dilimpahkan Tuhan. Semua agama mengajarkan kita untuk selalu bersyukur. Dunia bersifat sementara dan tidak ada yang kekal. Kita tidak tahu kapan akan dipanggil Sang Pencipta. Dengan bersyukur, kita bisa menjalani kehidupan lebih nikmat. Tuhan tidak menutup mata pada usaha dan kerja keras. Anda akan memperoleh banyak kelimpahan ketika karya Anda berkenan di hadapan-Nya.

Sumber : SUKSES, Edisi September - Oktober 2007

Sabtu, 20 Desember 2008

RAHASIA PEMENANG



Menerima segala resiko, menemukan bakat, menghadapi masalah merupakan tiga aturan yang dimiliki setiap pemenang.

Sebenarnya mereka yang sukses dibanding lainnya, hanyalah dibatasi oleh garis tipis. Dan, garis tipis itu, tidak ada sangkut pautnya dengan kejeniusan, pendidikan tinggi dengan sederet gelar, keturunan maupun bakat yang dibawa lahir. Melainkan, ditentukan oleh sikap, khususnya jujur terhadap diri sendiri. Nah, untuk mencapainya, ada tiga aturan yang harus dilakoni.

Pertama, terimalah segala resiko dari setiap tindakan yang dilakukan. Disini, ingatlah pepatah yang mengatakan, imbalan yang diterima tergantung pada sumbangan yang diberikan. Jadi, baik buruknya kehidupan, Andalah yang menentukan sendiri. Bukan orang lain.

Kedua, temukan bakat, capailah sasaran. Dalam drama Hamlet, karya Shakespeare, Polonius berpesan kepada anaknya bahwa diatas segala-galanya adalah jujur terhadap diri sendiri. Dan itu harus diikuti, seperti halnya siang diikuti malam. “Kau tidak boleh curang kepada siapapun”, tegas Polonius kepada anaknya. Ia juga menasehati anaknya agar hidup menurut kemampuan dan keyakinannya yang paling dalam, berani berbeda dengan yang lainnya, dengan tetapmenghargai hak-hak orang lain.

Ketiga, hadapilah masalah, jangan melarikan diri. Bukan rahasia lagi, karena tekanan idup, banyak orang dihinggapi stres berat, kehilangan minat dan gairah pada kehidupan. Bahkan, ada yang melarikan diri dengan minuman keras, obat penenang dan sebagainya. Padahal itu sifatnya semu. Sebab, setelah merasa tidak “di awang-awang” lagi, masalah tetap saja muncul.

Solusinya, hadapi dan beradaptasilah dengan masalah tersebut secara wajar. Sebab kemalangan dan kegagalan hidup, bila dipandang sebagai sebuah “guru” kehidupan, bisa menjadi “antibodi”terhadap setiap permasalahan ataupun kendala yang muncul.

Pemenang dalam hidup, tidak mengandalkan pertumbuhan mereka pada kesempatan yang datang secara kebetulan. Melainkan, mengejarnya dengan melakukan dialog yang tak ada habis-habisnya antara potensi dan tuntutan terhadap kehidupan mereka. Singkatnya, dalam bahasa yang konkrit, mereka yang kalah membiarkan kehidupan terjadi begitu saja. Sedangkan pemenang kebalikannya : membuat kehidupan terjadi seperti yang diinginkannya.

KEGAGALAN MERUPAKAN JALAN KESUKSESAN


Oleh : Ahmad Salim Baduwailan

Kegagalan adalah jalan menuju kesuksesan jika kita bisa mengambil hikmahnya dan menjadikan kesalahan yang telah membuat kita gagal sebagai pelajaran berharga yang bisa menghantarkan kita pada kemenangan dan kesuksesan. Setiap kesalahan yang dilakukan seseorang pada hakikatnya adalah jalan yang bisa mengantarkan menuju kesuksesan. Hal ini bisa terjadi asalkan dia mau menyadari kesalahan yang telah dilakukannya, lalu menjadikannya pelajaran untuk masa depan. Dengan demikian, pelajaran itu akan bisa menjadi kekuatan baginya untuk memilih strategi yang tepat.

Ketika Anda mengalami kegagalan dalam mencapai suatu tujuan yang diharapkan, hendaklah Anda tidak merasa terjebak dalam pusaran rasa malu. Anda tidak perlu merasa rendah diri di hadapan orang lain. Dengan kegagalan yang Anda alami, bukan berarti dunia telah menghancurkan Anda dan membelenggunya dari masa depan yang lebih baik. Qadha dan qadar Allah SWT seharusnya Anda junjung di atas segalanya. Anda harus sadar bahwa semua yang terjadi pada diri manusia sesuai dengan qadha’ dan qadar Allah SWT. Oleh karena itu, kita wajib mengimani hal itu dan tidak menganggapnya sebagai kegagalan ataupun aib.

Sebenarnya yang disebut gagal ataupun aib adalah ketika kita merelakan dan membiarkan kondisi terpuruk menguasai diri kita. Apabila seseorang mau mengevaluasi kesalahan dan kegagalannya serta menyadari hikmah dibalik semua itu, sesungguhnya dia telah berhasil dalam menggapai tujuannya. Oleh sebab itu, kita harus mencari berbagai faktor penyebab kegagalan untuk kemudian menjadikannya sebagai batu loncatan untuk lebih maju di kemudian hari.

Ketika terjerembab dalam kesalahan atau kegagalan, kebanyakan orang mengira bahwa tujuan dan harapannya sudah habis sehingga mustahil untuk mewujudkannya dengan cara apapun. Kalau sudah demikian, biasanya orang itu melampiaskannya dengan amarah dan menyalahkan jiwanya sendiri. Ketika itulah setan akan menghembuskan bujukannya agar pasrah dengan keadaan yang ada dan putus asa.

Mengapa kita harus mencela jiwa kita? Apa dosa yang telah dilakukan jiwa kita? Benarkah jiwa kita yang menyebabkan semuanya itu, ataukah hanya masalah kecerobohan diri kita? Berpijak dari hal ini, kita dapat mengetahui jawabannya. Kita dapat mengetahui bahwa jiwa kita saa sekali tidak bersalah. Karena semua kegagalan berasal dari tingkah laku kita yang ceroboh dan kelalaian kita sendiri.

Seandainya kita kembalikan pada ajaran Islam (maaf bagi yg non Islam), kita akan menemukan berbagai jalan yang membimbing kita pada upaya perbaikan. Islam melarang kita bekerja tanpa planning yang jelas dan menjalani hidup dengan penuh keraguan. Rasulullah SAW adalah tauladan yang baik dan obor pemberi petunjuk dengan cahaya keimanan dan kesabaran, pernah bersabda :

“Jika salah satu diantara kalian ada yang tertimpa musibah, jangan katakan, ”Seandainya aku berbuat begini dan begitu, pasti akan seperti ini (hasilnya), tetapi hendaknya dia mengatakan, “(ini semua merupakan) takdir Allah, dan Allah berhak melakukan apa yang Dia kehendaki, “Sesungguhnya berandai-andai (dengan cara mengucapkan kalimat perandaian) dapat membuka peluang perbuatan setan”.

Rasa percaya diri merupakan sesuatu yang sangat penting bagi seseorang. Bahkan dalam agama, menganjurkan pemeluknya untuk membekali dirinya dengan rasa percaya diri. Oleh karena itu, hendaklah kita menjadikan rasa percaya, kesabaran dan ketegaran menghadapi beban hidup sebagai slogan hidup. Dengan demikian, kita dapat menjalani kehidupan ini dengan semangat membara dan jiwa yang tegar.

Percaya diri adalah salah satu faktor kekuatan, sementara itu kesabaran adalah salah satu karakter orang yang beriman. Kita harus sadar bahwa rasa percaya diri bisa menciptakan berbagai keajaiban dan mewujudkan harapan. Oleh karena itu, hiasi diri kita dengan rasa percaya diri! Jangan sekali-kali memiarkan diri kita menjadi sarang rasa bimbang atau berbagai penyakit psikologis yang justru mengakibatkan penderitaan dan kesedihan.

Mari kita memulai hidup baru yang penuh harapan kuat dan cinta yang tidak dapat dilunturkan dengan rasa takut. Hendaklah kita tegar menghadapi segala rintangan dan permasalahan hidup yang selalu menghadang. Semua permasalahan kita hadapi dengan kekuatan, kesabaran dan rasa percaya diri, niscaya pertolongan akan berpihak pada kita, kemenangan akan berada dalam genggaman tangan, dan kesuksesan akan menjadi motto dalam kehidupan kita.

HANCURKAN MENTAL BLOK ANDA

By : JOHANES ARIFIN WIJAYA, SE

Mau sukses? Hancurkan mental blok Anda. Ini modal awal yang harus dilakukan setiap orang yang hendak membangun atau mencapai tangga kesuksesan.

Dimuka bumi tak ada orang gagal. Mendapat penolakan dari calon prospek saat menjalankan bisnis networking juga bukan kegagalan. Ketika orang lain mengatakan penolakan sebagai kegagalan, bagi kita penolakan bukan kegagalan. Sukses adalah belajar atau menang. Tanamkan dalam pikiran kita bahwa hidup adalah menang atau belajar. Bila menanamkan dalam pikiran positif menang atau belajar, maka kita tidak akan pernah gagal atau kalah..

Orang gagal sangat dipengaruhi oleh mental blok. Artinya, mental blok seseorang yang membuat dirinya berada di jurang kegagalan. Belum melakukan apa-apa, dia sudah memvonis dirinya tidak mampu, tidak bisa. Sebagai contoh, dia mengatakan pada dirinya, ah saya masih terlalu muda, ah saya sudah tua, ah saya kan perempuan, dan lain sebagainya. Akibatnya dia tidak melakukan apa-apa sehingga tidak menghasilkan apa-apa.

Dilingkungan manapun, banyak sekali orang yang memiliki mental blok. Seperti tadi misalnya dia mengatakan dirinya masih terlalu muda. Ini salah besar. Justru selagi masih muda, seharusnya semakin bersemangat. Buat yang memiliki mental blok dengan alasan sudah tua, ini juga salah besar. Justru semakin tua kita memiliki pengalaman lebih. Kalau mau sukses, mental blok ini harus kita hancurkan.

Kapan waktu paling pas untuk memulai sesuatu untuk mencapai apa yang kita inginkan? Waktu paling tepat adalah hari ini juga. Jangan ada kata ‘ntar sok’, ntar sok’. Lakukan hari ini juga. Kalau jawabannya besok, besok, dan besok lagi, apa yang kita inginkan tidak akan pernah jatuh dari langit. Selain itu kita juga harus mempunyai impian. Impian ini akan menjadi dahsyat bila dibarengi dengan action.

Menurut survey di Amerika Serikat, orang-orang sukses di dunia rata-rata mengalami 3,8 kali gagal. Orang yang bermain di bisnis networking dan asuransi masih sering mengalami penolakan. “Tapi jangan pernah mengatakan penolakan sebagai kegagalan. Itu adalah proses belajar, karena hidup seorang networker hanya ada sukses untuk belajar. Ditolak itu belajar. Tanamkan dalam hati dan pikiran, menang atau belajar, maka kita tidak akan pernah gagal atau kalah.

Mental blok paling berbahaya, misalnya ketika seorang perempuan mengerjakan pekerjaan kaum pria dan kemudian ditolak klien, dia mengatakan itu biasa, itu wajar, karena dia perempuan. Mental blok semacam ini sungguh berbahaya. Mental blok semacam ini yang membatasi kesuksesan seseorang. Semestinya dia tidak demikian, seharusnya dia belajar bagaimana meningkatkan cara menaklukkan klien.

Karakteristik pebisnis jaringan, rata-rata networker mengidap mental blok takut ditolak. Belum menawarkan produk atau merekrut, dia sudah takut ditolak duluan.

Salah satu cara pamungkas untuk menghancurkan mental blok, jangan membawa-bawa masa lalu yang sudah tidak up to date lagi untuk masa yang akan datang. Masa lalu boleh kita lihat sekilas-kilas saja seperti melihat kaca spion saat mengendarai mobil. “Kalau kita terus hanya terpaku pada kaca spion, itu berbahaya, kita akan menabrak. Pengalaman-pengalaman ditolak hanya kita tengok sekali-sekali saja seperti melihat kaca spion, karena di depan kita masih ada kaca masa depan yang lebih besar, yang bingkainya lebih gede.

Membangun kesuksesan ibarat mendirikan sebuah rumah. Caranya harus bertahap. Kita tidak bisa langsung membangun tiga lantai sekaligus, tapi lantai per lantai lebih dahulu. Setelah dibangun, di plester, di aci dan di cat. “Begitulah membangun sukses, dan jangan lupa ada atasnya, ada Tuhan. Kalau tidak ada atasnya, manusia akan kehujanan, kepanasan, tidak ada tempat berteduh. Ibarat properti yang setiap dua atau lima tahun sekali mengalami bocor-bocor dan harus diperbaiki, manusia juga begitu, perlu dipoles lagi. Yang rusak-rusak di dalam dirinya perlu di perbaiki, misalnya mengikuti seminar dan training.

DELAPAN KARAKTER NAGA

Untuk sukses menjalankan bisnis networking, idealnya kita memiliki delapan karakter naga. Kedelapan karakter naga ini dapat dibangun dan dimiliki oleh siapapun juga, yakni:

1. KERJA KERAS.
Tidak ada keberhasilan dan kesuksesan tanpa kerja keras. Prinsip dasar ini berlaku bagi siapa saja. Karakter naga adalah bekerja tanpa kenal lelah. Bagi para naga, bekerja adalah kenikmatan. Lebih banyak bekerja, lebih banyak kenikmatan yang akan kita peroleh.

2. PENUH MOTIVASI
Rahasia kesuksesan adalah memiliki keinginan yang membara.

3. MENJAGA KEPERCAYAAN DAN KEJUJURAN.
Jika kita ingin masa depan cerah, jagalah kejujuran dan kepercayaan, karena kepercayaan akan melahirkan kekuatan. Kepercayaan dan kejujuran merupakan aset bernilai jual sangat tinggi. Berawal dari kepercayaan dan kejujuran inilah kesuksesan dan keuntungan akan lebih mudah diraih.

4. KEKELUARGAAN, PERSAUDARAAN DAN KEBERSAMAAN.
Unsur kekeluargaan, persaudaraan dan kebersamaan dalam kelompok merupakan unsur penting. Bisnis jaringan akan rapuh bila di dalamnya tak ada unsur kekeluargaan, persaudaraan dan kebersamaan. Terbentuknya hubungan yang kuat dalam jaringan akan menghasilkan keuntungan, antara lain, mendapatkan informasi bisnis yang lebih baik dan lebih banyak, ada tukar menukar informasi bisnis, serta memberi dan mendapatkan dukungan psikologis dan moral hingga mendapat bantuan dana.

5. BERPIKIR POSITIF.
Sang naga adalah orang-orang yang suka berpikir positif. Mereka menghindari kata-kata yang kurang baik. Selalu berpikiran positif akan meningkatkan semangat dan antusiasme sehingga kesuksesan lebih cepat diraih.

6. MEMILIKI CINTA KASIH.
Cinta kasih artinya memelihara nilai-nilai pendidikan budi pekerti, seperti menghormati dan sayang kepada orangtua, sayang kepada keluarga, dan memiliki sikap sosial yang tinggi. Sang naga yakin, “Percayalah, makin Anda mencintai orangtua Anda, apa yang Anda lakukan akan berhasil”.

7. CEPAT BERTINDAK.
Cepat mengambil kesempatan identik dengan kecepatan dalam melakukan tindakan (action). Sang naga adalah orang-orang yang mampu melihat peluang yang ada di mana-mana. Keinginan adalah benih yang harus ditanam di ladang kesuksesan, karena rahasia kesuksesan adalah keinginan yang membara, setelah itu lakukan action dengan penuh semangat, seperti kita akan menyelamatkan hidup sendiri.

8. TERUS MENERUS BELAJAR.
Belajar adalah proses untuk mengubah keadaan. Dalam dunia bisnis, belajar sudah menjadi keharusan. Tanpa belajar, pelaku bisnis dapat dipastikan akan jauh tertinggal dan tersingkir dari kancah persaingan.

GAGAL ITU PENTING

By : Jumadi Subur

Kegagalan menjadi teman akrab dalam kehidupan kita.
Adakah orang yang tidak pernah satu kalipun mengalami kegagalan dalam hidup?
Bisa dipastikan tidak ada seorangpun.

Beragam sikap muncul dalam menghadapi kegagalan. Banyak mantra semangat yang disampaikan untuk menghibur kawan yang gagal bahwa kegagalan adalah sukses yang tertunda atau kegagalan adalah awal dari kesuksesan. Kalimat semangat seperti itu sering kita sampaikan lantaran tidak tahu apa yang harus kita katakan. Walaupun disampaikan dengan ketulusan, kalimat tersebut diperlukan hanya sekedar untuk menghibur diri.

Sebenarnya apa yang dilakukan tidaklah sia-sia. Memiliki perbendaharaan kalimat semangat dan pandangan positif tentang kegagalan merupakan benteng kokoh untuk menghadapi serangan ‘virus kegagalan’ dalam hidup.

Sejarah menunjukkan ribuan bukti kesuksesan seseorang. Banyak tokoh dunia sukses bukan karena mereka tidak pernah gagal, melainkan karena mereka tahu bagaimana harus merespons, berpikir, bertindak, dan menyikapi kegagalan dengan jiwa seorang pemenang.

Jatuh bangun adalah proses biasa dalam meraih kesuksesan. Untuk sampai di puncak gunung, seseorang harus mendaki. Namun tidak sedikit orang yang tenggelam dalam perasaan gagal serta menyalahkan diri dan semua yang ada di hadapannya atas semua yang dialaminya.

Janganlah kita hanya bermimpi untuk mendapatkan sesuatu yang di cita-citakan. Jika saat ini kita bercita-cita mendapat pekerjaan dengan gaji tinggi hanya dengan satu kali proses lamaran, kita harus bersiap untuk menghadapi kemungkinan lain. Kita tidak berharap gagal, namun kemungkinan itu pasti ada. Menyiapkan diri lebih baik bagi anda daripada hanya sekedar berbekal semangat saja. Berputus asa bukanlah pilihan. Masih sangat banyak pilihan lain yang dapat kita lakukan untuk menyiasati situasi sulit.

Kegagalan itu penting jika kita memiliki persepsi dan sikap yang tepat menganai kegagalan. Banyak orang berpikir bahwa orang-orang sukses adalah mereka yang selalu berhasil dalam setiap usahanya dan orang yang mengalami kegagalan tidak mungkin meraih keberhasilan. Seseorang dikatakan gagal jika ia memutuskan menyerah sebelum berusaha.

Bagaimana cara kita menyikapi kegagalan?

Kegagalan tidak berhak merenggut motivasi dan semangat kita untuk berkarya. Kegagalan dapat dilihat sebagai salah satu jalan yang mendekatkan diri kita pada keberhasilan. Masih banyak cerita orang-orang sukses yang berhasil bangkit kembali dari kegagalan.
Jadi, siapa bilang kegagalan itu berarti kiamat? Kegagalan itu justru penting agar kita selamat.

BERANI MENCOBA, BERANI GAGAL


Seorang pebisnis harus mempunyai sikap berani mencoba dan mencoba terus-menerus. Dengan berani mencoba, secara tidak langsung pebisnis dituntut untuk belajar dari kesalahan dan kegagalan yang dialaminya.

Pada akhirnya pebisnis tersebut akan menemukan jalan kemenangan dan kesuksesan dalam bisnisnya, persis seperti yang tertuang dalam sebuah ungkapan yang mengatakan bahwa “seandainya kita berani mencoba dan kita lebih tekun dan ulet, maka pasti yang namanya kegagalan itu tak akan pernah ada”

Dalam bisnis internet/online yang semakin semarak dewasa ini, keberanian mencoba seorang pebisnis online juga memegang peranan penting. Mencoba bisnis online yang begitu banyak ditawarkan memang tidak ada ruginya, semuanya serba gratis, modalnya hanya waktu dan koneksi internet yang biasa juga kita keluarkan. Mendingan mencoba bisnis internet dari pada hanya membuang waktu dan uang ketika surfing di dunia maya. Banyak cerita sukses pebisnis online yang berawal dari sekedar iseng dan coba-coba. Keisengan yang dilakukannya ternyata mendatangkan penghasilan yang semakin lama semakin menggembirakan. Akhirnya tidak sedikit orang yang menjadikan bisnis online sebagai sumber utama penghasilannya.
Namun demikian, sikap berani mencoba harus diikuti dengan sikap berani gagal. Hampir tidak ada orang yang baru pertama kali mencoba bisnis langsung menuai kesuksesan dan keberhasilan. Seorang pebisnis sukses pasti pernah mengalami kegagalan. Biasanya pebisnis yang ditempa kegagalan berulang kali justru akan lebih berhasil di masa mendatang. Kegagalan demi kegagalan yang menimpanya akan menjadi sarana pembelajaran dan latihan dalam menghadapi tantangan bisnis ke depan yang semakin tidak mudah, sehingga kesuksesan seolah hanya menunggu waktu.

Keberanian mencoba adalah penting namun keberanian menerima kegagalan menjadi lebih penting dalam bisnis apapun. Keberanian menerima kegagalan berarti menyadari bahwa tidak ada bisnis yang mudah dan instan. Sikap berani gagal akan menumbuhkan sikap tidak mudah menyerah dan putus asa, karena dalam bisnis diperlukan usaha dan kerja keras. Bisnis online yang dianggap serba gampang sebenarnya tidak semudah yang dibayangkan banyak orang. Banyak orang tertarik terjun ke bisnis online dengan keinginan menjadi kaya dalam waktu singkat dengan mudah. Mereka keliru, dalam bisnis online pun diperlukan usaha dan kerja keras. Cerita sukses yang dialami pebisnis online juga dibangun dari banyak kegagalan yang pernah mereka alami. Mereka yang sukses dalam bisnis online tidak pernah berhenti mencoba dan belajar. Jangan pernah bermimpi menjadi jutawan dari bisnis online hanya dengan ongkang-ongkang kaki. Semuanya butuh waktu dan usaha.

Sebenarnya orang bukannya gagal, tetapi hanya berhenti mencoba. Seseorang yang ingin meraih kesuksesan, maka orang itu harus punya keberanian mencoba dan keberanian menerima kegagalan. Kedua modal itulah yang akan menentukan kesuksesan bisnisnya.

10 PRINSIP BERBISNIS DENGAN HATI


Anda ingin menjadi pengusaha sukses ? Sekarang ini banyak orang yang menginginkan menjadi pengusaha sukses. Kalau dulu menjadi pegawai negeri, menjadi pegawai kantoran dianggap golongan priyayi, sedangkan menjadi pedagang masih dianggap kaum kelas dua, sekarang ini situasinya sudah berubah.

Pandangan lama sudah bergeser. Menjadi pedagang atau pengusaha bukan lagi dianggap sebagai kaum kelas dua, namun sudah menjadi tujuan utama banyak manusia sekarang ini. Bahkan sekarang ini banyak pengusaha menduduki posisi penting dalam pemerintahan. Maka dewasa ini buku-buku tentang entrepreurship, seminar kewirausahaan, training motivasi entrepeneurship semakin menjamur dan diminiati oleh banyak orang.

Meskipun demikian, perlu dipahami bahwa menjalankan usaha selain mengejar “profit” sesungguhnya bisa bermakna lebih luas bagi hidup. Bukan sekedar mengejar profit bruba keuntungan material, namun mengejar profit berupa keuntungan nilai-nilai yang bermakna bagi kepuasan spiritual. Ada makna ibadah yang nilainya lebih tinggi dari sekedar mendapatkan keuntungan berupa uang belaka.

Kalau orang menjalankan usaha hanya berorientasi pada keuntungan materi sebesar-besarnya sebagai tujuan utamanya, maka biasanya mudah terjebak dalam bisnis yang serakah, melakukan penyimpangan, melanggar tatanan kehidupan. Kalaupun usahanya berhasil, belum tentu menjadi berkah bagi dirinya, belum tentu menjadikan kebahagiaan sejati bagi dirinya.
Lalu bagaimana menjalankan bisnis yang dapat bernilai ibadah dan membawa berkah bagi kehidupan kita ?.
Jalankanlah usaha atau bisnis berdasarkan hati nurani. Bagaimana prinsip menjalankan usaha berdasarkan hati nurani ? Berikut ini 10 prinsip bisnis yang perlu menjadi pertimbangan dalam mengembangkan usaha Anda :

1. Kawan adalah aset berharga.
Tidak ada usaha yang tidak berhubungan dengan orang lain. Dalam membina hubungan dengan orang lain, letakkanlah nilai persahabatan, nilai pertemanan yang jauh lebih berharga dibandingkan sekedar meraih keuntungan uang. Dengan menempatkan kawan sebagai aset berharga, maka kita akan menghargai komitmen dan kerjasama dengan siapapun.
2. Kepercayaan adalah modal jangka panjang.
Modal dalam usaha itu dapat dibadi kedalam modal tangible dan modal intangible. Uang, gedung, peralatan, mesin adalah contoh modal tangible. Namun ada modal yang intangible yang jauh lebih berharga untuk usaha jangka panjang kita yakni membina kepercayaan. Butuh waktu bertahun-tahun untuk membangun sebuah kepercayaan dan hanya sekian detik saja untuk menghancurkannya. Maka berusahalah membina kepercayaan baik kepada siapapun.

3. Menjual dengan harga lebih tinggi dari pembelian, bukan harga tertinggi.
Maknanya adalah berbisnis bukan sekedar mengejar keuntungan dengan membeli serendah-rendahnya, kemudian menjual dengan harga tertinggi. Namun berbisnis dan berusaha adalah bagaimana dapat memberikan kontribusi dan manfaat bagi orang lain sebesar-besarnya, tanpa mengabaikan kelayakan usaha. Nilai kebahagiaan dan keberhasilan usahanya bukan pada berapa besarnya keuntungan materi, tetapi berapa banyak manfaat yang diberikan.

4. Mendengarkan kata hati.
Dalam melakukan tindakan, mengambil keputusan, belajarlah memisahkan antara pikiran yang dikuasai oleh emosi, ego pribadi, nafsu duniawi dengan pikiran yang dikendalikan hati. Gunakan ketajaman mata hati untuk dapat mengambil keputusan berdasarkan kata hati bukan berdasarkan emosi atau nafsu duniawi. Karena sesunggunya mendengarkan kata hati merupakan usaha mengenal sifat-sifat kemuliaan Allah yang sudah “built in” dalam hati kita.

5. Bekerja dengan hati.
Mereka yang bekerja dengan hati bukanlah orang yang bersikap baik kepada Anda, namun bersikap kasar terhadap bawahan, pekerja, atau pelayan. Sesungguhnya orang seperti ini bukanlah orang baik yang bekerja dengan hatinya. Karena mereka yang bekerja dengan hati akan selalu bersikap baik kepada siapapun.

6. Kekayaan bukan dinilai dari uang yang dimiliki.
Menjadi kaya bukan sekedar berhubungan dengan memiliki banyak uang. Namun kekayaan yang utama adalah seberapa besar uang yang kita dapatkan dapat digunakan untuk menolong orang lain, untuk memberikan manfaat bagi orang lain.

7. Berorientasi pada manfaat sebesar-besarnya.
Berbisnis bukan sekedar berorientasi pada profit atau keuntungan materi sebesar-besarnya, tetapi memperoleh keuntungan untuk memberikan manfaat bagi orang lain sebanyak-banyaknya. Karena berbisnis adalah ibadah yang harus dipertanggungjawabkan kepada Tuhan Yang Maha Esa nantinya dan kepada sesama manusia lainnya.

8. Fokus pada apa yang diperoleh bukan yang hilang.
Jangan pikirkan kesempatan, peluang atau kegagalan yang sudah lewat atau sudah hilang dari kita. Kalau And akalah tender sebuah proyek, padahal hitung-hitungannya untungnya akan besar sekali, jangan dirisaukan lagi. Hal ini dapat membuat Anda stress, atau berlaku tidak bijaksana. Fokuslah memikirkan pada apa yang Anda peroleh saat ini. Biarkan kesempatan yang hilang berlalu dari Anda, karena akan ada kesempatan baru kalau kita dapat mensyukuri apa yang dimiliki saat ini.

9. Gagal hanyalah sebuah proses.
Gagal bukanlah akhir dari segalanya, tetapi bagian dari proses untuk menghasilkan rencana-rencana baru. Bagian dari proses menuju kesempatan-kesempatan baru, sepanjang kita mau memperbaiki rencana baru. Namun kalau anda gagal merencanakan sesuatu, berarti Anda telah berencana untuk gagal.

10. Akui Kesalahan Dengan rendah Hati.
Kesahalan-kesalahan dalam mengambil keputusan dalam menjalankan usaha bisa saja terjadi. Ketika Anda menyadari bahwa itu suatu kesalahan keputusan yang Anda ambil, dan merasa bahwa partner Anda atau karyawan Anda yang benar, maka akui dengan rendah hati. Segera lakukan evaluasi untuk memperbaiki kesalahan yang terjadi.

Oleh Eko Jalu Santoso

10 LANGKAH MENUJU KESUKSESAN

Oleh : Ahmad Salim Baduwailan

Kesuksesan bukan hanya sebatas nasib mujur. Ia juga bukan bersifat genetik yang sudah kita bawa sejak lahir. Kesuksesan merupakan pilihan. Oleh karena itu, ia hanya akan berpihak kepada orang-orang yang tekun. Mereka inilah orang-orang yang bersemangat besar untuk mewujudkan impiannya menjadi kenyataan. Sikap seperti inilah yang di yakini oleh Rick Bennito, salah satu pelatih bola basket paling populer di Amerika. Dia meringkas kunci kesuksesan yang telah dia dapatkan dalam beberapa untaian kata berikut ini :

Mencapai target semaksimal mungkn dengan melihat berbagai tujuan
yang lebih besar dan mengerahkan usaha yang lebih banyak.

Dalam kehidupan sehari-hari, kita menemukan sejumlah orang yang mendapatkan gaji besar dari pekerjaan yang mereka geluti. Untuk pertama kali, kita mungkin menduga kalau kesuksesan dan keberhasilan menggayuti mereka dengan mudah. Alasannya, mereka mempunyai keahlian yang lebih sehingga bagaimanapun usaha yang kita lakukan tidak mungkin pernah bisa menyamai level mereka.

Namun, dugaan itu sama sekali tidak tepat. Kita tidak pernah melihat rentetan perjuangan yang telah mereka lalui. Kita hanya melihat hasilnya, tanpa melihat proses lahirnya hasil tersebut. Padahal mereka telah membayar mahal kesuksesan itu melalui proses yang melelahkan. Mengerahkan usaha maksimal adalah padanan dari upaya merealisasikan tujuan. Adapun piranti yang dibutuhkan yaitu manajemen yang baik, motif yang positif, dan rencana untuk bertindak. Rick Bennito, penulis buku Succes is Choice, menawarkan sejumlah cara yang telah terbukti ampuh mengantarkan dirinya dan tim bola basketnya menempati rating tertinggi di Amerika.

Melalui Program Sepuluh Langkah, Rick Bennito, memberi Anda sejumlah tips untuk mewujudkan kesuksesan luar biasa dalam kehidupan pribadi. Dengan program ini, Anda akan mengetahui kiat-kiat menjadi insan yang lebih produktif jika ingin mendapatkan gaji tertnggi. Dia juga memberitahukan tentang metode mengembangkan diri dan mengarahkan berbagai kecenderungan positif Anda untuk mencapai tujuan. Ingat, kegelisahan dan kekhawatiran dalam hidup dapat berubah menjadi keistimewaan dan nasib baik yang bisa Anda manfaatkan. Keduanya merupakan langkah dalam menghadapi segala rintangan yang menghadang.

Marilah kita mempelajari sepuluh langkah itu dengan lebih detail :

1. Membangun Jati Diri.
Cara ini merupakan jalan untuk membentuk citra diri sendiri. Dengan demikian, Anda telah memahami diri Anda sendiri ketika berdiri di depan cermin. Seseorang yang mengetahui diri sendiri akan memberikan banyak hal untuk dirinya. Dia akan membuat sejumlah tujuan jangka panjang dan mendorong dirinya untuk mewujudkan semua tujuan itu. Dialah sosok yang benar-benar bisa diandalkan dalam menjalankan berbagai proyek demi mewujudkan hasil maksimal.

2. Tentukan Tujuan.
Tujuan Anda adalah ungkapan impian Anda. Namun, janganlah berlebih-lebihan dalam menentukan tujuan yang tidak realistis. Apabila sesekali Anda tergelincir, akuilah kelemahan Anda dan buatlah rencana jangka pendek yang bisa mengantarkan Anda pada tujuan itu. Tetapi, janganlah merasa puas dengan sejumlah kesuksesan yang sifatnya kecil. Manfaatkanlah kesuksesan kecil itu untuk melahirkan berbagai kesuksesan yang jauh lebih besar lagi.

3. Berfikir Positif.
Pekerjaan yang besar tanpa dibarengi dengan pikiran positif dan akal yang sehat tidak akan pernah menghasilkan sesuatu apapun. Berbagai macam kegagalan bisa saja mengepung kita dari berbagai arah. Tidak jarang muncul pengaruh yang datang dari teman ataupun keluarga dekat. Anda harus mempelajari cara yang jitu agar bisa menyikapi sejumlah pengaruh negatif itu, sehingga tidak mempengaruhi kesuksesan Anda.

4. Ciptakan Berbagai Kebiasaan yang Baik.
Kita semua terbiasa melakukan sejumlah perbuatan yang diperoleh dari kehidupan selama ini. Namun, kita biasanya tidak berpikir apakah perbuatan yang telah menjadi kebiasaan ini baik atau tidak. Pada saat itulah kita telah tertipu karena telah mengembangkan kebiasaan yang belum tentu baik bagi diri kita. Apabila kebiasaan-kebiasaan itu diulang, maka ia akan mengakar dan menjadi bagian dari kepribadian Anda.

5. Mengetahui Seni Berkomunikasi.
Keahlian dalam berkomunikasi sangatlah penting. Akan tetapi hal tersebut biasanya dimulai dari banyak mendengar.
Kemampuan berkomunikasi dengan orang lain dalam kehidupan sehari-hari bisa membentuk hubungan jangka panjang. Kita dapat mengembangkan keterampilan berkomunikasi dengan banyak mendengarkan orang lain dan sedikit bicara.

6. Mengambil Pelajaran Dari Pengalaman Orang Lain.
Seseorang tidak hana belajar dari pengalamannya sendiri, tetapi juga dari pengalaman orang lain. Pengalaman orang lain merupakan penunjuk jalan. Ia bisa berasal dari teman setia ataupun dari salah seorang anggota keluarga. Bukan hanya pengalaman baik saja yang kita pelajari, tetapi juga kesalahannya.

7. Lalui tekanan dan Kekhawatiran.
Kita semua pasti merasakan tekanan dalam setiap fase kehidupan. Oleh karena itu, kita harus bisa menyikapinya dengan bijak supaya dapat mengatasinya. Langkah pertama yang mesti kita lakukan ialah mengetahui berbagai faktor tekanan itu. Setelah mengetahuinya, kemungkinan hal tersebut tidak akan menimbulkan kekhawatiran yang bisa menghalangi usaha ataupun memperlemah kinerja kita.

8. Berpegang Teguh Pada Tujuan.
Satu-satunya yang akan menentukan kesuksesan atau kegagalan Anda adalah kemampuan dalam berpegang teguh dan berketetapan hati pada tujuan. Karena ketetapan hatilah yang mampu mencetak orang-orang sukses.
Anda harus benar-benar waspada ketika menghadapi berbagai situasi yang menghimpit. Solusinya adalah bekerja dengan giat dan bersikap fleksibel. Dengan cara ini, Anda bisa mengganti sejumlah konsep yang telah Anda tentukan sesuai dengan situasi dan kondisi yang ada.

9. Belajar Dari Cobaan.
Meskipun seseorang dapat bersikap tegar dalam menghadapi kerasnya badai kehidupan, bagaimanapun dia tetap manusia yang tetap akan terpengaruh oleh cobaan yang telah menimpanya. Lantas, bagaimanakah kita harus berinteraksi dan belajar dari kerasnya cobaan?
Apabila Anda mengalami cobaan berupa kegagalan pada suatu hal, maka bertanyalah pada diri sendiri. “Mengapa terjadi seperti ini?” analisa kembali tujuan Anda dengan baik dan jangan marah ketika menerima celaan serta kritikan yang datang.

10. Peliharalah Kesuksesan Anda.
Mewujudkan kesuksesan merupakan proses tanpa akhir. Berbagai sarana yang Anda gunakan untuk mencapai kesuksesan harus menjadi bagian dari hidup. Jika tidak, maka Anda akan kembali pada kebiasaan buruk. Kalau sudah seperti itu, Anda membutuhkan waktu yang tidak sedikit mengubahnya.

Bennito mengungkapkan, apa yang terjadi pada tim bola basketnya mungkin akan mempengaruhi karier dan kehidupannya. Namun setelah mempelajari sepuluh langkah di atas dengan teliti, Anda harus memilih dua hal berikut :
Pertama, Anda menjadi orang yang senantiasa sukses, baik di bidang karier maupun kehidupan pribadi.
Kedua, Anda merasa puas dengan apa yang telah dicapai dan membiarkan posisi Anda kosong untuk ditempati orang yang lebih cepat.

Kamis, 18 Desember 2008

KENALI KARAKTER ORANG SUKSES


Ada pepatah mengatakan, kegagalan adalah kesuksesan yang tertunda , sebenarnya kegagalan dan kesuksesan hanyalah sebuah pilihan dan hanya kitalah yang berhak untuk menentukan apa terbaik bagi kita. Siapa yang ingin sukses? Kelihatannya ini adalah pertanyaan yang mudah dijawab tetapi sangat sukar dilaksanakan. Secara umum sukses dapat diartikan sebagai level tertentu dari suatu status sosial, atau pencapaian dari suatu tujuan, lawan dari kegagalan.

Karena tidak semua orang sukses sehingga banyak yang percaya bahwa orang sukses adalah orang yang memang dilahirkan untuk berhasil. Sudah garis tangannya untuk berhasil sehingga apapun yang dikerjakan memberikan hasil yang luar biasa. Orang yang memang digariskan untuk gagal apapun yang dikerjakan tidak akan berhasil. Padahal hal seperti itu adalah mitos yang salah.

Albert E. Gray, memiliki kata-kata motivational yang sangat terkenal.

Pertama, semua orang sukses punya kebiasaan melakukan hal-hal yang enggan dilakukan oleh mereka yang gagal. Sebenarnya orang sukses merasakan pula keengganan itu, tetapi kekuatan tekad mereka mampu mengalahkannya.

Kedua, orang-orang sukses memiliki sikap dan cara berfikir berbeda dengan orang kebanyakan. Inilah yang membuat mereka mampu bersaing. Sebenarnya pada saat seseorang dilahirkan, tidak ada yang langsung menjadi orang sukses atau pemimpin. Jadi pada awalnya semua bayi memiliki hal-hal yang sama yang dimiliki oleh yang lain.

Ketiga, orang-orang sukses memiliki rasa ingin tahu yang tinggi dan mampu beradaptasi dengan dunia yang baru, dan cepat-cepat belajar mengenal sesuatu yang baru. Bedanya, orang sukses dengan konsisten melakukannya tetapi orang yang gagal cenderung tidak memelihara apalagi mengasah sehingga lama-kelamaan potensi tersebut menghilang.

Apakah sukses dapat diraih semua orang ? Tidak seorangpun yang langsung tiba di puncak tangga sukses tanpa melalui posisi seperti apa yang kebanyakan orang atau anda dan saya mungkin sedang hadapi saat ini.Sukses itu bisa diraih oleh semua orang. (sumber: majalah wirausaha dan keuangan)

SUKSES ATAU GAGAL, ITU PILIHAN


By : Jumadi Subur

“Dan bahwasanya seorang manusia tiada memperoleh selain apa yang telah diusahakannya”
(QS An-Najm [53]:39)

Setiap hari kita selalu dihadapkan pada pilihan-pilihan. Apa saja yang akan kita lakukan pada pagi hari? Sarapan, memilih baju, menyiapkan kendaraan, atau mengantarkan anak-anak ke sekolah? Banyak pekerjaan yang menuntut kita untuk menyelesaikannya secara bersamaan.

Mau memilih apapun atau mau menjadi apapun, kitalah yang bertanggung jawab memainkannya. Hanya kita yang bisa menciptakan ceritanya.

Apakah yang dimaksud dengan sukses? Setiap orang memiliki paradigma berbeda mengenai kesuksesan karena memang tidak ada standar baku dalam mendefinisikannya. Namun secara sederhana, sukses bisa dikatakan sebagai sebuah keberhasilan atas tercapainya sesuatu yang telah ditargetkan.

Allah menciptakan manusia berbeda dengan makhluk lainnya. Sebagai manusia, kita berbeda dengan tumbuhan, hewan, jin, atau malaikat, karena kita diberi kebebasan memilih sukses atau gagal.

Tentunya pilihan kita adalah sukses. Kita tidak diciptakan untuk gagal. Jika kita gagal, itu pasti bukan kehendak Allah, melainkan kita tidak serius memompa potensi yang dikaruniakan-Nya, yaitu potensi akal untuk memilih kebaikan atau keburukan.

Setiap orang dianugerahi kebebasan memilih dan memikirkan masa depannya. Tidak ada yang berani mengatur kehidupan pribadi dan masa depan seseorang. Hal itu sepenuhnya menjadi hak masing-masing. Memilih jenis hidup yang akan dijalani adalah hak yang diberikan oleh Tuhan kepada setiap orang.

Gagal dan sukses adalah dua pilihan yang sangat bertolak belakang. Kita mungkin mengalami kegagalan pada suatu hari dan mengalami kesuksesan pada hari yang lain. Suatu saat kita mengalami kehilangan atau menerima penolakan, namun pada kesempatan lain tiba-tiba kita mendapatkan bonus yang tak terduga.

Selama kita berkarya, kesuksesan dan kegagalan akan mewarnai produktivitas kita. Kedua hal tersebut tidak akan berarti lagi jika kita tidak melakukan apa-apa karena keputusasaan. Akhirnya, kita bagaikan mayat hidup yang terlihat ada, namun keberadaan kita tidak dapat dirasakan.

Anda adalah diri anda! Siapapun anda saat ini, atau siapapun anda pada masa mendatang, bergantung pada diri anda sendiri untuk mewujudkannya.
Hidup anda saat ini merupakan hasil akumulasi dari pilihan, keputusan, dan tindakan untuk sampai pada titik ini.

Anda dapat menciptakan masa depan dengan mengubah perilaku. Anda dapat membuat pilihan baru yang lebih konsisten dengan sosok yang anda inginkan dan segala sesuatu yang ingin anda selesaikan dalam hidup anda.

TUJUH KIAT SUKSES


Orang sukses adalah orang yang terus mencoba, meskipun telah mengalami banyak kegagalan. Ia memandang kehidupan sebagai peluang untuk mencapai kesuksesan. Itulah kira-kira kesimpulan dari penelitian selama 40 tahun terhadap orang-orang sukses.

Yang dicoba ditemukan dari mereka adalah bagaimana dan mengapa mereka tergerak untuk menjadi teratas di bidang masing-masing, dari olah raga, pendidikan, hingga pasar modal.

Apa sebenarnya yang mereka ketahui dan lakukan untuk menjadi sukses?
Berikut ada tujuh hal yang dilakukan mereka dalam meraih sukses:

1. Orang sukses mau mengambil risiko. Mereka berupaya untuk mencapai target, melakukan penghematan, membangun relasi dengan banyak orang, dan gesit mencoba sesuatu yang baru guna mengikuti perkembangan zaman. David C. McClelland, seorang guru besar yang mendalami perjalanan orang-orang sukses serta telah melakukan perjalanan ke banyak negara dan melatih pengusaha kecil, menyatakan cara menjadi pengusaha kecil sukses adalah dengan menjadi pengambil risiko moderat; yang mau terus mengambil risiko untuk meraih sukses.

2. Orang sukses percaya diri dan merasakan bahwa mereka berbuat sesuatu untuk dunia. Mereka memandang sebuah dunia yang besar dan ingin memainkan peranan penting di dalamnya. Mereka tetap bekerja sesuai keterampilan mereka, sambil tetap menyadari bahwa keterampilan inti memberi nilai kepada keterampilan lainnya. Mereka juga sadar, karya terbaik akan menghasilkan kompensasi bagi mereka.

3. Orang sukses menikmati apa yang sedang mereka lakukan. Mereka mampu melihat pekerjaan sebagai kesenangan; mereka memilih bekerja di mana mereka dapat unggul. Orang sukses menyukai tantangan; mereka menikmati pencapaian puncak permainan mereka, apakah di pekerjaan, lapangan tenis atau lapangan golf.

4. Orang sukses adalah pelajar seumur hidup. Mereka menyadari, pendidikan tak pernah berakhir tapi dimulai di setiap tingkatan kehidupan dan terus berlanjut hingga akhir kehidupan. Pendidikan tidak terbatas di ruang kelas; artinya mencoba ide baru, membaca buku, surat kabar, majalah, dan menggunakan Internet merupakan bentuk pendidikan pula. Karena itu, tetaplah mengalir sesuai perubahan ketertarikan dan kemampuan Anda, dan nikmati perubahan. Ini akan membantu Anda tumbuh dan merasakan lebih percaya diri.

5. Orang sukses berpandangan positif terhadap apa yang dapat mereka kerjakan, dan ini meluas pada hal-hal lain. Mereka percaya gelas itu setengah penuh dan bukan setengah kosong. Mereka menanamkan semangat pada diri sendiri dan dapat membayangkan diri bagaimana mereka berhasil menyelesaikan suatu tugas sulit atau mencapai penghargaan tertinggi. Orang sukses berbuat bagaikan pelatih bagi orang lain, dengan menyuguhkan pesan-pesan positif dalam kehidupan sehari-hari. Mereka senang melihat orang lain membuat tonggak sejarah dalam kehidupan mereka.

6. Orang sukses punya banyak cara untuk memotivasi diri sendiri sehingga dapat terus berkarya lebih baik dari yang lain. Ada yang dengan cara melakukan beberapa pekerjaan setiap hari pada bidang berbeda. Seorang pria setengah baya memotivasi dirinya sendiri dengan mencoba mendapatkan lebih banyak uang daripada kakaknya. Seorang wanita berusia 29 tahun menjadi perawat top untuk menunjukkan kepada bekas gurunya bahwa dia memiliki keterampilan dan kecerdasan memadai untuk mencapai profesi itu.

7. Orang sukses menyelesaikan tugas tidak dengan setengah-setengah, dan mereka menggunakan cara kreatif dalam meraih sukses. Meski mungkin membutuhkan waktu lebih lama, mereka akhirnya melampaui garis finis. Mereka manfaatkan waktu dengan baik dalam mensinergikan kemampuan fisik dan mental untuk mencapai sukses.
Rasanya, Anda bisa juga mencoba. Siapa tahu Anda pun mampu mengikuti jejak mereka.